{"id":7419,"date":"2025-08-08T06:21:30","date_gmt":"2025-08-08T06:21:30","guid":{"rendered":"https:\/\/desakalikurmo.com\/?page_id=7419"},"modified":"2025-08-11T00:37:47","modified_gmt":"2025-08-11T00:37:47","slug":"sejarah-desa","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/desakalikurmo.com\/index.php\/sejarah-desa\/","title":{"rendered":""},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-page\" data-elementor-id=\"7419\" class=\"elementor elementor-7419\">\n\t\t\t\t<div class=\"has_eae_slider elementor-element elementor-element-2be7cfe e-flex e-con-boxed wpr-particle-no wpr-jarallax-no wpr-parallax-no wpr-sticky-section-no e-con e-parent\" data-eae-slider=\"26077\" data-id=\"2be7cfe\" data-element_type=\"container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-con-inner\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-2128cb4 wpr-advanced-text-style-animated wpr-fancy-text-typing wpr-animated-text-infinite-yes jltma-glass-effect-no elementor-widget elementor-widget-wpr-advanced-text\" data-id=\"2128cb4\" data-element_type=\"widget\" data-settings=\"{&quot;anim_loop&quot;:&quot;yes&quot;}\" data-widget_type=\"wpr-advanced-text.default\">\n\t\t\t\t\t\n\t\t<h3 class=\"wpr-advanced-text\">\n\n\t\t\t\t\t\n\t\t\t\t\t\t\t<span class=\"wpr-advanced-text-preffix\">Sejarah<\/span>\n\t\t\t\n\t\t<span class=\"wpr-anim-text wpr-anim-text-type-typing wpr-anim-text-letters\" data-anim-duration=\"200,2000\" data-anim-loop=\"yes\">\n\t\t\t<span class=\"wpr-anim-text-inner\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<b>Desa Kalikurmo<\/b>\n\t\t\t\t\t\t\t<\/span>\n\t\t\t\t\t<\/span>\n\n\t\t\t\t\n\t\t<\/h3>\n\t\t\n\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<div class=\"has_eae_slider elementor-element elementor-element-4bf89f5 e-flex e-con-boxed wpr-particle-no wpr-jarallax-no wpr-parallax-no wpr-sticky-section-no e-con e-parent\" data-eae-slider=\"93027\" data-id=\"4bf89f5\" data-element_type=\"container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-con-inner\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-aca2d54 e-transform e-transform jltma-glass-effect-no elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"aca2d54\" data-element_type=\"widget\" data-settings=\"{&quot;_animation_tablet&quot;:&quot;fadeIn&quot;,&quot;_transform_translateX_effect&quot;:{&quot;unit&quot;:&quot;px&quot;,&quot;size&quot;:&quot;&quot;,&quot;sizes&quot;:[]},&quot;_transform_translateX_effect_tablet&quot;:{&quot;unit&quot;:&quot;px&quot;,&quot;size&quot;:&quot;&quot;,&quot;sizes&quot;:[]},&quot;_transform_translateX_effect_mobile&quot;:{&quot;unit&quot;:&quot;px&quot;,&quot;size&quot;:&quot;&quot;,&quot;sizes&quot;:[]},&quot;_transform_translateY_effect&quot;:{&quot;unit&quot;:&quot;px&quot;,&quot;size&quot;:&quot;&quot;,&quot;sizes&quot;:[]},&quot;_transform_translateY_effect_tablet&quot;:{&quot;unit&quot;:&quot;px&quot;,&quot;size&quot;:&quot;&quot;,&quot;sizes&quot;:[]},&quot;_transform_translateY_effect_mobile&quot;:{&quot;unit&quot;:&quot;px&quot;,&quot;size&quot;:&quot;&quot;,&quot;sizes&quot;:[]},&quot;_transform_scale_effect&quot;:{&quot;unit&quot;:&quot;px&quot;,&quot;size&quot;:&quot;&quot;,&quot;sizes&quot;:[]},&quot;_transform_scale_effect_tablet&quot;:{&quot;unit&quot;:&quot;px&quot;,&quot;size&quot;:&quot;&quot;,&quot;sizes&quot;:[]},&quot;_transform_scale_effect_mobile&quot;:{&quot;unit&quot;:&quot;px&quot;,&quot;size&quot;:&quot;&quot;,&quot;sizes&quot;:[]}}\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p style=\"text-align: justify;\">Desa Kalikurmo merupakan desa kecil yang terletak di perbatasan antara Kabupaten Semarang dan Kabupaten Grobogan, terdiri dari 5 dusun yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li>Krajan<\/li>\n<li>Pungkruk<\/li>\n<li>Getasan<\/li>\n<li>Sengkrik<\/li>\n<li>Gedad<\/li>\n<\/ul>\n<p>Dengan batas-batas desa meliputi:<\/p>\n<p>Utara&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : Desa Prigi Kec. Kedungjati Kab. Semarang<\/p>\n<p>Timur&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : Desa Gogodalem Kec. Bringin<\/p>\n<p>Selatan&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : Desa Rembes Kec. Bringin<\/p>\n<p>Barat&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : Desa Sambirejo Kec. Bringin<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Daerah pedesaan yang subur, tumbuhan yang menghijau di atas tanah yang tidak begitu datar dengan kondisi daerah rendah dan tinggi yang dikelilingi hutan jati, hiduplah sekelompok masyarakat rukun dan damai meskipun dalam kehidupan primitif. Daerah yang terpencil jauh dari hingar bingarnya suasana perkotaan. Desa yang luas daerahnya kurang lebih 332 ha dengan luas pemukiman sekitar 95 ha, populasi penduduknya mencapai 2.500 an jiwa. Suatu jumlah yang mungkin banyak untuk ukuran suatu daerah yang terletak di perbatasan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Awal mula sejarah desa ini dulunya adalah suatu daerah di tengah hutan jati yang dihuni oleh sekelompok masyarakat. Di daerah tersebut terdapat sungai kecil yang dalam bahasa jawa adalah \u201ckali\u201d dan dipinggir kali tersebut ada beberapa pohon yang lazim ada di Negara Arab Saudi\/Negara-negara Timur Tengah yaitu pohon \u201cKurma\u201d. Awal mulanya Simbah Kyai Abuhasan bertempat tinggal di seberang kali tersebut. Dikarenakan beliau setiap pergi ke Masjid, selalu melewati (menyeberang) sungai yang di pinggirnya terdapat pohon Kurma. Maka menurut Simbah Kyai Abuhasan (Almarhum) itulah sebabnya dinamakan \u201cKALIKURMO\u201d (Sungai dan pohon kurma&nbsp;<span style=\"background-color: rgba(242, 251, 255, 0);\">letaknya sekarang berada di depan Masjid \u201cAt-taqwa\u201c Dusun Krajan Desa Kalikurmo). <\/span>Dengan harapan nantinya desa ini bisa berkembang dan bisa makmur kehidupan masyarakatnya. Dan juga bisa menjadi desa yang baik dimasa mendatang.<\/p>\n<p><strong>PUNGKRUK<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pungkruk letaknya di sebelah utara Kalikurmo yang letaknya adalah di daerah agak tinggi. Tinggi dalam bahasa jawa artinya \u201cMungkruk\u201d atau \u201cPungkruk\u201d sehinga akhirnya menjadi \u201cPungkruk\u201d.<\/p>\n<p><strong>GETASAN<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Getasan letaknya di sebelah timur Pungkruk. Di daerah sekitar tersebut banyak pohon Getasan dan Weru sehingga daerah tersebut menjadi \u201cWeru\u201d atau \u201cGetasan\u201d. Akan tetapi lebih tersohor dengan nama Getasan.<\/p>\n<p><strong>SENGKRIK<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam sekumpulan masyarakat tersebut ada seseorang yang memotong pohon jati di tepi kali Tuntang, pohon yang dipotong sudah putus tetapi tidak bisa rubuh setelah rubuh, rubuhnya ke kali Tuntang padahal menurut akal walaupun dekat kali Tuntang tidak mungkin jatuh di tengah kali Tuntang setelah rubuh kemudian kayu tersebut muncul batang tersebut seolah masih berdiri seperti sediakala hanya posisinya di tengah kali. \u201cMuncul\u201d dalam bahasa jawa \u201cJengkrik\u201d. Kemudian sekumpulan masyarakat daerah tesebut dikenal dengan panggilan daerah Sengkrik.<\/p>\n<p><strong>GEDAD<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Daerah sekumpulan masyarakat tersebut karena daerah yang dikelilingi oleh hutan jati akan tetapi daerah tersebut banyak pohon gedad maka kemudian dikenal dengan \u201cGedad\u201d.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Getasan, Sengkrik, dan Gedad letak geografisnya adalah sangat dekat dengan Kali Tuntang sehingga menurut cerita yang menamai daerah-daerah tersebut adalah Eyang Mertongasono dalam perjalanan menebang kayu jati dari Gunung Sumirang (sekarang terletak di sebelah barat pembangkit listrik Jelok) untuk membuat masjid dan kayu jati tersebut dijadikan rakit atau gethek yang kemudian dilarutkan lewat Kali Tuntang, yang akhirnya kayu jati tersebut berhenti dan dibuat masjid di Kedung Laran (sekarang termasuk wilayah Desa Wiru Kec. Bringin).<\/p>\n<p><strong>KRAJAN<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah terbentuk suatu pemerintahan desa dari kelima dusun tersebut dikarenakan kepala desa berada di Kalikurmo dan Kalikurmo menjadi nama desa maka Kalikurmo menjadi Dusun Krajan, sehingga sampai saat ini masih banyak yang menganggap bahwa Dusun Krajan itu Kalikurmo padahal Kalikurmo itu desa yang terdiri dari Dusun Krajan, Dusun Pungkruk, Dusun Getasan, Dusun Sengkrik, dan Dusun Gedad.<\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sejarah Desa Kalikurmo Desa Kalikurmo merupakan desa kecil yang terletak di perbatasan antara Kabupaten Semarang dan Kabupaten Grobogan, terdiri dari 5 dusun yaitu: Krajan Pungkruk Getasan Sengkrik Gedad Dengan batas-batas desa meliputi: Utara&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : Desa Prigi Kec. Kedungjati Kab. Semarang Timur&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : Desa Gogodalem Kec. Bringin Selatan&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : Desa Rembes Kec. Bringin Barat&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : Desa Sambirejo Kec. Bringin Daerah pedesaan yang subur, tumbuhan yang menghijau di atas tanah yang tidak begitu datar dengan kondisi daerah rendah dan tinggi yang dikelilingi hutan jati, hiduplah sekelompok masyarakat rukun dan damai meskipun dalam kehidupan primitif. Daerah yang terpencil jauh dari hingar bingarnya suasana perkotaan. Desa yang luas daerahnya kurang lebih 332 ha dengan luas pemukiman sekitar 95 ha, populasi penduduknya mencapai 2.500 an jiwa. Suatu jumlah yang mungkin banyak untuk ukuran suatu daerah yang terletak di perbatasan. Awal mula sejarah desa ini dulunya adalah suatu daerah di tengah hutan jati yang dihuni oleh sekelompok masyarakat. Di daerah tersebut terdapat sungai kecil yang dalam bahasa jawa adalah \u201ckali\u201d dan dipinggir kali tersebut ada beberapa pohon yang lazim ada di Negara Arab Saudi\/Negara-negara Timur Tengah yaitu pohon \u201cKurma\u201d. Awal mulanya Simbah Kyai Abuhasan bertempat tinggal di seberang kali tersebut. Dikarenakan beliau setiap pergi ke Masjid, selalu melewati (menyeberang) sungai yang di pinggirnya terdapat pohon Kurma. Maka menurut Simbah Kyai Abuhasan (Almarhum) itulah sebabnya dinamakan \u201cKALIKURMO\u201d (Sungai dan pohon kurma&nbsp;letaknya sekarang berada di depan Masjid \u201cAt-taqwa\u201c Dusun Krajan Desa Kalikurmo). Dengan harapan nantinya desa ini bisa berkembang dan bisa makmur kehidupan masyarakatnya. Dan juga bisa menjadi desa yang baik dimasa mendatang. PUNGKRUK Pungkruk letaknya di sebelah utara Kalikurmo yang letaknya adalah di daerah agak tinggi. Tinggi dalam bahasa jawa artinya \u201cMungkruk\u201d atau \u201cPungkruk\u201d sehinga akhirnya menjadi \u201cPungkruk\u201d. GETASAN Getasan letaknya di sebelah timur Pungkruk. Di daerah sekitar tersebut banyak pohon Getasan dan Weru sehingga daerah tersebut menjadi \u201cWeru\u201d atau \u201cGetasan\u201d. Akan tetapi lebih tersohor dengan nama Getasan. SENGKRIK Dalam sekumpulan masyarakat tersebut ada seseorang yang memotong pohon jati di tepi kali Tuntang, pohon yang dipotong sudah putus tetapi tidak bisa rubuh setelah rubuh, rubuhnya ke kali Tuntang padahal menurut akal walaupun dekat kali Tuntang tidak mungkin jatuh di tengah kali Tuntang setelah rubuh kemudian kayu tersebut muncul batang tersebut seolah masih berdiri seperti sediakala hanya posisinya di tengah kali. \u201cMuncul\u201d dalam bahasa jawa \u201cJengkrik\u201d. Kemudian sekumpulan masyarakat daerah tesebut dikenal dengan panggilan daerah Sengkrik. GEDAD Daerah sekumpulan masyarakat tersebut karena daerah yang dikelilingi oleh hutan jati akan tetapi daerah tersebut banyak pohon gedad maka kemudian dikenal dengan \u201cGedad\u201d. Getasan, Sengkrik, dan Gedad letak geografisnya adalah sangat dekat dengan Kali Tuntang sehingga menurut cerita yang menamai daerah-daerah tersebut adalah Eyang Mertongasono dalam perjalanan menebang kayu jati dari Gunung Sumirang (sekarang terletak di sebelah barat pembangkit listrik Jelok) untuk membuat masjid dan kayu jati tersebut dijadikan rakit atau gethek yang kemudian dilarutkan lewat Kali Tuntang, yang akhirnya kayu jati tersebut berhenti dan dibuat masjid di Kedung Laran (sekarang termasuk wilayah Desa Wiru Kec. Bringin). KRAJAN Setelah terbentuk suatu pemerintahan desa dari kelima dusun tersebut dikarenakan kepala desa berada di Kalikurmo dan Kalikurmo menjadi nama desa maka Kalikurmo menjadi Dusun Krajan, sehingga sampai saat ini masih banyak yang menganggap bahwa Dusun Krajan itu Kalikurmo padahal Kalikurmo itu desa yang terdiri dari Dusun Krajan, Dusun Pungkruk, Dusun Getasan, Dusun Sengkrik, dan Dusun Gedad.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"parent":0,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"_eb_attr":"","footnotes":""},"class_list":["post-7419","page","type-page","status-publish","hentry"],"jetpack_sharing_enabled":true,"featured_media_urls":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/desakalikurmo.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/7419","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/desakalikurmo.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/desakalikurmo.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/desakalikurmo.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/desakalikurmo.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7419"}],"version-history":[{"count":15,"href":"https:\/\/desakalikurmo.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/7419\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7746,"href":"https:\/\/desakalikurmo.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/7419\/revisions\/7746"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/desakalikurmo.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7419"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}